Gemah Ripah Loh Jinawi

  • Aug 03, 2019
  • mojo

Sedekah bumi adalah suatu upacara adat yang melambangkan rasa syukur manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi. Upacara ini sebenarnya sangat populer di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.

Dalam tradisi ini adalah bubur sura dan Hasil bumi untuk dimakan dan dikuburkan. Bubur sura dibuat dari berbagai biji-bijian, yang hanya boleh dimasak dalam kendi kuali dari tanah. Berbagai jenis hasil bumi, mulai dari biji-bijian, umbi-umbian dan sayuran dan buah, akan dikeluarkan pada acara tersebut dan dimakan bersama-sama. Kepala binatang ternak yang dikurbankan. Wujud rasa syukur dalam hasil bumi dan harapan para masyarakat Mojo supaya bumi yang ditinggali dalam mencari rizki menjadi tentram damai dan rukun terhindar dari balak serta  "Gemah Ripah Loh Jinawi" maksudnya ungkapan untuk menggambarkan keadaan bumi pertiwi indonesia. Gemah ripah loh jinawi berarti (kekayaan alam yang berlimpah) sedangkan toto tentrem karto raharjo(keadaan yang tenteram). Namun semboyan di atas tidak lagi berlaku di negeri kita tercinta ini. Orang bilang tanah kita tanah surga seperti yang tersirat dalam lagu koes ploes yang berjudul kolam susu. kail dan jala cukup menghidupimu, ikan dan udang datang menghampiri dirimu. Namun keadaan tersebut berbeda 180 derajat dengan kehidupan masyarakat indonesia sekarang. untuk itu kita sebagai generasi muda yang merupakan bentuk miniatur negara senatiasa menjadikan negara kita toto tentrem karto raharjo dengan memanfaatkan gemah ripah loh jinawi yang kita miliki demi terciptanya masyarakat yang makmur.

Mojo_Cluwak_Sedekah Bumi_Senin Pahing 05 Agustus 2019